Misteri Diet Blue Zone: Kenapa Centenarian Italia Minum Anggur Setiap Hari?

Centenarian di Sardinia, Italia—salah satu Blue Zone dengan populasi tertua dunia—membeberkan raja mereka: minum anggur merah 2 gelas/hari sejak usia 30-an. Studi University of Cagliari (2023) mengungkap 85% lansia berusia 100+ di wilayah ini mengonsumsi Cannonau, anggur lokal dengan kadar resveratrol 3x lebih tinggi dari varietas lain. “Resveratrol aktifkan gen SIRT1 yang perbaiki DNA sekaligus perlambat penuaan sel,” papar Dr. Giovanni Sanna, ketua tim peneliti.

Ritual Anggur & Pola Makan Mediterania

Anggur tidak dikonsumsi sendiri, tapi dipadukan dengan makanan kaya polifenol seperti minyak zaitun extra virgin, kacang-kacangan, dan sayuran liar. Kombinasi ini meningkatkan penyerapan antioksidan 40% dibanding minum anggur tanpa makanan. “Kami minum saat makan siang dan malam, tidak pernah lebih dari 150 ml,” tutur Maria Chessa (102 tahun), centenarian asal Seulo medusa88.

Efek Sosio-Kultural yang Terabaikan

Tradisi “meriendas” (minum anggur sambil bercerita) di Sardinia turunkan hormon stres kortisol hingga 35%. Aktivitas ini juga merangsang produksi oksitosin yang perkuat ikatan sosial—faktor kunci panjang umur menurut Journal of Gerontology.

Panduan Meniru Kebiasaan Blue Zone

  1. Pilih anggur merah kering dengan alkohol 12-13%
  2. Konsumsi bersama keluarga saat makan utama
  3. Batasi maksimal 2 gelas/hari untuk wanita dan 3 untuk pria
  4. Hindari anggur kemasan yang ditambah gula

Peringatan & Adaptasi

Ahli hepatologi Dr. Luigi Argiolas mengingatkan: “Kebiasaan ini berisiko untuk penderita gangguan hati.” Bagi yang tidak bisa minum alkohol, ekstrak biji anggur dalam bentuk suplemen bisa jadi alternatif.

Rahasia sebenarnya bukan pada anggur semata, tapi ritme hidup harmonis: minum secukupnya, makan berbasis tanaman, dan menjadikan setiap tegukan sebagai momen kebersamaan. Di tengah gempuran diet modern, tradisi Sardinia membuktikan: umur panjang bisa terasa nikmat!

よかったらシェアしてね!
  • URLをコピーしました!
  • URLをコピーしました!